pemenang evaluasi da'wah tingkat 2 tsanawy

Ciri-ciri Haji Mabrur

Seperti kita ketahui, bahwa salah satu syariat yang digelarkan kepada kita adalah rangkaian ibadah haji. Didalamnya mengandung banyak hikmah dan kemanfaatan, baik kemanfaatan di dunia maupun kemanfaatan di akherat. Kemanfaatan di dunia diantaranya sebagai seorang Muslim kita dapat menyempurnakan rukun islam secara kaffah. Sedangkan keuntungan di akherat Alloh telah mempersiapkan jannah yang indah sebagai tempat tinggalnya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw:

الْحَجُّ المَبْرُوْرُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ اِلَّا الْجَنَّة.

“Haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga”..

Pengertian haji mabrur menurut para Ulama ialah: melakukan segala rangkaian ibadah haji dengan memenuhi segala syarat dan rukunya serta diterima oleh Alloh swt. Kita bisa melihat efek dari haji mabrur dengan mengetahui ciri-ciri kehidupan-nya. Para ulama sepakat bahwa yang dapat menilai mabrur atau tidaknya amalan haji hanyalah Alloh swt. namun para ulama-pun memberikan beberapa bocoran, bahwa ibadah haji seseorang tergolong mabrur apabila memenuhi ciri-ciri berikut:

1. Harta yang dipakai untuk berhaji adalah harta yang halal dan juga baik, mengapa demikian? Karena Alloh swt tidak akan menerima suatu ibadah terkecuali hal itu menurut Alloh. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist Nabi Muhammad saw:

اِنَّ اللهُ طَيِّبٌ لَا يُقْبَلُ اِلَّا طَيِّبٌ.

“Sesungguhnya Alloh itu baik dan tak akan menerima suatu hal terkecuali hal itu baik”..

2. Amalan selama haji dilakukan dengan memenuhi seluruh syarat dan rukunya serta sebagai pondasi-nya didasari dengan penuh keikhlasan. Sesuai Firman Alloh surat al-Bayyinah ayat 05:

وَمَا اُمِرُوْا اِلَّا لِيَعْبُدُ اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ

“Tidak semata-mata Alloh memerintahkan kepada hambanya untuk beribadah terkecuali ibadah itu dilakukan dengan keikhlasan”..

3. Ciri haji seseorang itu mabrur ialah dia menjadi pribadi muslim yang lebih baik setelah haji.

Seperti halnya sholat, haji-pun apabila dilakukan dengan benar dan mabrur, maka akan memberikan efek positif terhadap pribadinya, sehingga ia akan berusaha semakin hari semakin baik dan lebih baik lagi sehingga akan merasa tidak nyaman apabila harus kembali kedalam dunia kema’siatan.

Maka dari itu, marilah kita berdo’a kepada Allloh swt, agar kita ditaqdirkan untuk berziarah ketanah suci, serta mendapatkan predikat mabrur dalam berhaji, agar kita dimasukan kedalam jannahnya disatukan dengan para Nabi dan para wali.


Notulen: Imarotul Huda (2 tsn B asrama Maqi 01)

Tags: , , ,
© Pesantren Miftahul Huda 2015. All Rights Reserved.
Manonjaya - Kab. Tasikmalaya