KH. Asep A. Maoshul Affandy makan bersama para santri senior

3000 Santri Ponpes Miftahul Huda Nyate Bareng

Miftahul Huda,- Libur Idul Adha bagi sebagian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, justru tidak dimanfaatkan untuk pulang. Mereka menghabiskan liburan di Pondok dengan bakar sate bersama.

Tak seperti biasanya, sejak pagi tadi halaman Ponpes Miftahul Huda terlihat banyak kesibukan. Puluhan santri tampak sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Mereka tak hanya kompak saat mengaji, mereka juga ahli membuat sate.

"Kalau pulang ke rumah, bakar sate hanya sama keluarga. Kalau di pondok, asyik bisa bakar sate rame-rame," kata Asep Jamal, salah seorang santri asal Kabupaten Brebes.

Pemotongan hewan qurban di Miftahul Huda langsung dikomandoi oleh Pimpinan Umum KH. Asep A. Maoshul Affandy. Proses pemotongan hewan qurban-pun berjalan dengan lancar, tertib dan nyaman.

Taufiq Ibrohim selaku Koordinator Panitia qurban mengatakan ada sekitar 15 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang disembelih untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini di Miftahul Huda. Untuk jadwal pemotongan dibagi menjadi 2, yaitu hari ini dan esok hari.

"Untuk hari sekarang akan dipotong sebanyak 8 ekor sapi dan 4 ekor kambing," kata Taufiq Ibrohim ditemui di lokasi, Senin (12/09).

Untuk hari ini, pemotongan hewan qurban telah dilaksanakan selepas sholat ‘ied. Sebagian sapi yang telah dipotong merupakan sumbangan dari PT.Djarum, Bank BJB, Bupati Tasikmalaya, Wali Kota tasikmalaya dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

Daging hewan qurban tersebut nantinya akan dibagikan ke masyarakat sekitar lingkungan Pondok dan para santri.

(Bph-Medeia).


Cetak   E-mail