Pembekalan Rihlah ke 3000 - Santri Miftahul Huda

Pembekalan pemahaman para santri terkait Rihlah Tasyakur 2014

Miftahul Huda – Pada Jum'at pagi (6/6), bertempat di lapangan Pondok Pesantren Miftahul Huda, sebanyak ± 3000 santri putra dan putri berkumpul untuk mendengarkan pengumuman resmi dari Keluarga Dewan Kiai (Pengasuh) pesantren meyangkut kegiatan pasca ujian semester genap tahun ini, yakni Rihlah dan Tasyakur. Dan untuk tahun ajaran 1434-1435 H ini akan dilaksanakan di Pantai Pangandaran.

Kegiatan rihlah dan tasyakur ini selain bertujuan untuk merefresh otak para santri setelah melaksanakan ujian semester selama satu pekan, juga bertujuan sebagai dakwah bil hal kepada masyarakat umum yang menitik beratkan dalam hal syi'ar kepesantrenan.

Membuka tausiyah dalam kesempatan tersebut, disampaikan oleh Almukarromah Hj. Daliyah Mutiara dengan menyampaikan sebuah keterangan hadits yang berbunyi :

لا إِسْلاَمَ إِلاَّ بِالْقُوَّة وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالْجَمَاعَة وَلاَ جَمَاعَةَ إِلاَّ بِالإِمَارَةِ وَلاَ إِمَارَةَ إِلاَّ بِالطَّاعَةِ

Terkandung pesan pada hadits diatas bahwa tidak akan terbentuk sebuah kekuatan Islam terkecuali dengan adanya ketaatan. Maka sudah seyogyanya seluruh warga Miftahul Huda mulai dari keluarga Dewan Kiai, santri senior dari khodimul ma'had sampai tingkat ibtida wajib turut mensukseskan rihlah tahun ini.

Selanjutnya taushiyah disampaikan oleh Almukarrom KH. Abdul Aziz Affandy. Kegiatan rihlah dan tasyakur selain bertujuan sebagai momen rekreasi, juga terdapat nilai perjuangan yakni dakwah dan mengingatkan kepada masyarakat luas bahwa aset wisata Pangandaran merupakan bagian dari wilayah Jawa Barat yang memegang teguh ajaran Islam, jangan sampai objek wisata Pangandaran berubah menjadii objek wisata pantai seperti di daerah lain, untuk itu harus ada upaya untuk menjaganya.

Taushiyah selanjutnya disampaikan oleh Anuar Muda (Ikatan Keluarga Miftahul Huda). Hadir pada kesempatan tersebut sebagai pembicara antara lain : KH. Didi Abdul Hadi, KH. Ijang Aristatolis, Kiai Alfi Hasan, Kiai Dodo Aliyul Murtadlo, dan Kiai Ujang Surahman. Inti dari pembicaraan yang disampaikan ialah memberikan pemahaman kepada seluruh santri Miftahul Huda supaya bisa mensukseskan kegiatan rihlah ini dengan mengikuti rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan.

Menurut informasi yang didapat, untuk rihlah tasyakur tahun ini insya Alloh akan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Juni 2014 dan diikuti oleh seluruh santri, setelah pada rihlah tahun-tahun sebelumnya hanya diperuntukkan bagi santri tingkat 3 Ibtida dan 3 Tsanawi saja. Rencananya rombongan bus akan diberangkatkan dari komplek Miftahul Huda pada pukul 03.00 WIB dan tiba dilokasi pukul 09.00 WIB, sehingga para santri bisa leluasa bermain di pantai pangandaran hingga pukul 15.30 WIB (menjelang Ashar). Dilanjutkan dengan kegiatan bersama kelas masing-masing hingga menjelang maghrib. Selanjutnya acara ziarah, dilanjutkan dengan sholat isya dan persiapan untuk kembali ke Pondok Pesantren Miftahul Huda.

Panitia telah menyiapkan tidak kurang dari 40 unit bus kapasitas 44 orang untuk transportasi para santri ke lokasi acara, Pantai Pangandaran. Maka bisa dimungkinkan, akan terjadi pawai kendaraan bus dan kendaraan pribadi keluarga Pengasuh Pesantren di sepanjang jalur menuju Pantai Pangandaran sebagai salah satu bentuk misi syi'ar kepesantrenan. (fhb/BPH-Media).



Cetak   E-mail