Sambutan KH. Ahmad Sya'ban sekaligus membuka secara resmi Pekan Hajat Santri 1436 H.

Pembukaan Pekan Hajat Santri 1436 H.

miftahul-huda.com| Dalam rangka mengisi kegiatan dan sebagai bentuk penyegaran/refresh bagi para Santri pasca ujian semester ganjil tingkat Ibtida dan Tsanawi, Pesantren Miftahul Huda kedua kalinya menggelar acara Pekan Hajat Santri.

Antusias para Santri nampak begitu bersemangat walaupun sesekali gerimis hujan membasahi mereka pada malam pembukaan Pekan Hajat Santri, Sabtu malam (3/1).

Dibuka secara resmi oleh KH. Ahmad Sya’ban dalam sambutannya beliau memetik sebuah keterangan dalam Ta’limul Muta’allim yang berisi pesan agar menghormati terhadap aturan yang telah ditetapkan. “Lebih baik kita menghormati aturan yang telah ditetapkan Pesantren, karena semua itu tiada lain demi kemanfaatan dan kebarokahan ilmu kita”.

Sementara itu menurut KH. Ilan A. Zaini Dahlan selaku Ketua BPMH mengatakan, dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa menjadi ukuran tingkat kedisiplinan Santri berada di Pesantren. “Jika 7 hari yang lalu mereka melaksanakan ujian tertulis, maka sekarang saatnya bagi mereka dihadapkan pada ujian tak tertulis, yaitu ujian akan kepatuhan  terhadap Pesantren”.

Pada malam tersebut ditampilkan tim marawis Miftahul Huda, juga tak ketinggalan para finalis dan juara “Harewos” tahun lalu, dengan guyonan khasnya menghibur para Santri.

Menurut informasi, acara Pekan Hajat Santri ini akan berlangsung selama 7 hari kedepan, diisi beragam kegiatan mulai dari pertandingan olah raga, seni Santri, ketangkasan dan lomba lainnya. Pada malam puncak kegiatan, Jum’at (9/1) nanti, insya Alloh dilaksanakan Anugerah Santri Berprestasi yang akan dihadiri oleh orang tua/wali Santri.

(BPH-Media/fhb).


Cetak   E-mail